Gerak senyap jadi strategi jitu TNI / Polri bebaskan warga Papua

2019
05/21
03:13

金沙国际网址/ 国际/ Gerak senyap jadi strategi jitu TNI / Polri bebaskan warga Papua

2017年11月18日下午4:21发布
2017年11月18日下午4:21更新

BEBASKAN WARGA。 Personel gabungan TNI / Polri berhasil mengevakuasi ratusan warga dari dua kampung di distrik Tembagapura untuk dibawa ke Timika pada Jumat,11月17日。 Foto diambil dari Twitter @Puspen_TNI

BEBASKAN WARGA。 Personel gabungan TNI / Polri berhasil mengevakuasi ratusan warga dari dua kampung di distrik Tembagapura untuk dibawa ke Timika pada Jumat,11月17日。 Foto diambil dari Twitter @Puspen_TNI

BANDUNG,印度尼西亚 - Sebanyak lebih dari 300 warga Kampung Banti dan Kimbeli,Tembagapura Timika Papua berhasil dievakuasi aparat gabungan TNI dan Polri,Jumat 11月17日。 Warga di dua kampung itu diisolasi oleh kelompok separatis,Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka(TPNPB-OPM)。

Keberhasilan TNI dan Polri membebaskan warga merupakan bukti kerja sama yang baik antara kedua institusi keamanan nasional itu。

“Di Papua itu,kerja sama yang baik antara Kepolisian Republik Indonesia dan TNI sesuai fungsi dan tugasnya masing-masing,”ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo usai memberian orasi ilmiah di Universitas Islam Bandung pada Sabtu,11月18日。

Ia menjelaskan TNI dan Polri berbagi tugas dalam menjalankan misi menyelamatkan warga Papua yang diisolasi oleh kelompok bersenjata tersebut。 Berdasarkan tugas dan fungsinya,polisi menyiagakan dan mengamankan penduduk sekitar。 Sedangkan TNI bergerak menyerang dua markas kelompok bersenjata。

“TNI bergerak dengan senyap。 (Sejauh)4,5公里的kami tempuh。 Ada yang tiga hari,ada yang empat hari。 Kemudian kami melakukan serangan di dua tempat markas mereka yang dilakukan oleh Kopassus,Batalyon 751 Raider dan Taipur Kostrad,“kata dia。

Gatot menyebut anggota kelompok bersenjata telah terdesak karena serangan mendadak itu。 Namun karena mereka berada di antara warga,Gatot memerintahkan pasukannya memprioritaskan keamanan warga。

Anggota kelompok bersenjata pun berhasil meloloskan diri dan berlari ke hutan di tengah kabut yang turun pagi itu。 Prajuritnya,kata Gatot,masih terus melakukan pengejaran。

“Masih dilakukan pengejaran。 Tapi fokus saya,kesampingkan semuanya,yang paling penting adalah sandera harus selamat,“kata dia。

Meski telah berhasil mengevakuasi 300 lebih warga,namun masih ada ribuan warga setempat yang memilih bertahan di kampung tersebut。 Untuk itu,Gatot mengatakan,akan menyiagakan pasukannya demi menjaga keamanan warga。

“Mereka ada di kampungnya,ya memang di situ。 Yang bukan asli kampung situ,dari Makasar,dari segala macam,ada dari Timika juga,dibawa diungsikan。 Tapi yang di kampung itu,tetap dijaga agar tidak diganggu lagi,“tutur dia。

Sandera atau diisolasi?

Aparat TNI dan Polri selama ini selalu menggunakan diksi“penyanderaan”untuk menggambarkan situasi yang terjadi di Kampung Banti dan Kimbeli itu。

Sementara,Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambon membantah pihaknya telah melakukan penyanderaan。 Mereka hanya melarang warga untuk meninggalkan kampung atau mengungsi。

Menurut OPM,tudingan itu sengaja dihembuskan oleh otoritas keamanan Indonesia untuk merusak perjuangan mereka meraih kemerdekaan。 Sebby mengatakan pemberitaan itu tidak lebih dari sekedar宣传。

Terkait hal itu,Gatot memastikan yang terjadi adalah penyanderaan。 Pernyataan itu berdasarkan terjadinya pembunuhan terhadap warga oleh anggota kelompok bersenjata。

“Kalau hanya diisolasi bukan disandera,tapi ada yang dibunuh。 Kalau kita lihat di video,yang ditendangi itu adalah salah satu warga Papua yang menyerahkan senjata kepada TNI dan disiksa oleh mereka lalu dibunuh。 Jangan tanya kepada saya,tanya ke masyarakatnya saja,“kata dia。

Meski demikian,Gatot memastikan situasi di Papua dalam keadaan aman。 Menurutnya,penyanderaan warga sipil oleh kelompok bersenjata hanya sebuah insiden saja。 Karena itu,Gatot menyatakan,tidak perlu ada peta pertahanan di wilayah yang kaya emas itu。

“Kenapa harus ada peta pertahanan? Aman kok di sana。 Itu hanya insiden-insiden saja,“tutur dia。 - Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。