Mabes Polri benarkan Kapolda Jabar jadi Pembina GMBI

2019
05/21
13:05

金沙国际网址/ 国际/ Mabes Polri benarkan Kapolda Jabar jadi Pembina GMBI

2017年1月13日下午4点25分发布
2017年1月13日下午4:27更新

Maskas GMBI yang dibakar pada Jumat dinihari,(13/1)。 Foto Istimewa

Maskas GMBI yang dibakar pada Jumat dinihari,(13/1)。 Foto Istimewa

雅加达,印度尼西亚 - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Rikwanto membenarkan jika Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan merupakan Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia(GMBI)。

“Pejabat kepolisian sering diminta untuk menjadi pembina pada perkumpulan apapun。 Boleh,tidak ada larangan,“kata Rikwanto di Mabes Polri,Kebayoran Baru,Jakarta,Jumat 13 Januari 2017。

GMBI adalah salah satu ormas yang menggeruduk Mapolda Jawa Barat saat Pimpinan Front Pembela Islam(FPI)Rizieq Shihab diperiksa dalam kasus dugaan penodaan Pancasila,Kamis 12 Januari 2017。

Kedatangaan mereka untuk meminta polisi memproses Rizieq secara hukum。 Pada saat bersamaan massa FPI juga datang ke Mapolda Jawa Barat untuk memberikan dukungan pada Rizeq Shibab。

Kedua ormas ini sempat terlibat adu mulut。 Seorang演说家FPI saat itu menuing jika keberadaan GMBI di tempat tersebut sengaja didatangkan oleh Kapolda Jabar。

“Kami tidak pernah ada urusan dengan GMBI。 Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,saya minta pada Polda Jabar agar mengevakuasi mereka,“kata salah seorang saat 。

Kecuali perang mulut antara kedua ormas ini,tak ada insiden lain saat pemeriksaan Rizieq Shibab berlangsung。 Namun belakangan beredar kabar jika ada anggota FPI yang ditusuk。

Kabar ini beredar di media sosial sehingga memicu kemarahan sejumlah anggota FPI。 Pada Jumat dinihari,sekitar 150 orang yang diduga anggota FPI menggeruduk Kantor Sekretariat GMBI Bogor。

Kantor yang berlokasi di Kampung Tegalwaru,Ciampe,Bogor,itu dibakar sekitar pukul 02.51 wib。 Polisi kemudian mengamankan 20 orang pelaku。 Selain itu Kantor Sekretariat GMBI di Ciamis juga dirusak。

Rikwanto mengatakan jika kemudian ditemukan ada pelanggaran pidana oleh GMBI,yang berhak bertanggung jawab bukan pembina mereka,yakni Kapolda Jabar Anton Charliyan,melainkan orang yang berbuat。 “Dalam masalah pidana siapa berbuat apa,”kata Rikwanto。

Sementara mengenai jabatan Anton Charliyan sebagai Dewan Pembina di GMBI,Rikwanto mengatakan,tidak ada aturan yang melarangnya。 Selama organisasinya tidak melawan hukum,Rikwanto melanjutkan,pejabat Polri boleh terlibat organisasi tersebut.-Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。