Usut dugaan korupsi pembangunan masjid,Polri gandeng BPK

2019
05/21
03:09

金沙国际网址/ 国际/ Usut dugaan korupsi pembangunan masjid,Polri gandeng BPK

发布时间:2017年1月13日上午8:10
更新时间:2017年1月13日上午8:10

Warga melintas di samping Masjid Teuku Umar di Desa Lhok Bubon,Kecamatan Samatiga,Aceh Barat,Aceh,Senin(26/12)。 Foto oleh Syifa Yulinnas / ANTARA

Warga melintas di samping Masjid Teuku Umar di Desa Lhok Bubon,Kecamatan Samatiga,Aceh Barat,Aceh,Senin(26/12)。 Foto oleh Syifa Yulinnas / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Kombes Pol Erwanto mengatakan pihaknya telah menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan(BPK)untuk mengaudit jumlah kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Al-Fauz di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat。

“(Kerugian)masih diaudit bersama BPK,”kata Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Kombes Pol Erwanto,di Jakarta,Kamis,2017年1月12日.Saat ini,Erwan melanjutkan,pihaknya telah memeriksa 20 saksi,termasuk Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah。

Menurutnya,setelah hasil审计kerugian negara atas kasus ini diperoleh,pihaknya akan segera mencocokkannya dengan keterangan para saksi dan temuan fakta di lapangan。

Sementara Kepala Subdit I Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Adi Deriyan mengatakan penyelidikan kasus dugaan korupsi Mesjid Al Fauz sebenarnya telah dilakukan sejak akhir 2016 silam。 “Mulai lidiknya sekitar 2016年12月,”katanya。

Pembangunan Masjid Al-Fauz di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat dimulai pada awal Juni 2010 dan rampung pada akhir Desember 2010. Pembangunan ini menghabiskan biaya sebesar Rp 27 miliar。 Masjid dibangun ketika Sylviana Murni masih menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat。

Sylviana kini mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI雅加达。 Ia akan maju bersama Agus Harimurti Yudhoyono。 Keduanya diusung oleh koalisi Cikeas yang dimotori Partai Demokrat。

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen男孩Rafli mengatakan saat ini pengusutan kasus ini masih dalam tahap mencari apakah ada dugaan pidana korupsi dalam pembangunan masjid yang menggunakan APBD 2010 itu。 “Belum tahu siapa yang bertanggung jawab.Yang jelas ada dua periode Wali Kota saat itu,”kata Boy。 -Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。