Merasa dilecehkan,pewarta照片'polisikan'akun Facebook ini

2019
05/21
06:03

金沙国际网址/ 国际/ Merasa dilecehkan,pewarta照片'polisikan'akun Facebook ini

2017年1月12日上午10:14发布
更新时间:2017年1月12日上午10:22

Ketua Pewarta Foto Indonesia(PFI)Lucky Pransiska(kiri)bersama DIvisi Advokasi Robinsar Opak(kanan)menunjukkan barang bukti pencemaran nama baik profesi Pewarta Foto di Polda Metro Jaya,Jakarta,Rabu(11/1)。 Foto oleh M Agung Rajasa / ANTARA

Ketua Pewarta Foto Indonesia(PFI)Lucky Pransiska(kiri)bersama DIvisi Advokasi Robinsar Opak(kanan)menunjukkan barang bukti pencemaran nama baik profesi Pewarta Foto di Polda Metro Jaya,Jakarta,Rabu(11/1)。 Foto oleh M Agung Rajasa / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Pemilik akun Facebook Eko Prasetia akhirnya harus berurusan dengan hukum setelah mengunggah sebuah foto yang diambil di sela persidangan kasus penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama pada Selasa,3 Januari 2017。

Dalam foto tersebut tampak sejumlah pewarta foto atau fotografer sedang duduk-duduk di trotoar di sela persidangan。 Tak ada yang aneh dengan foto tersebut kecuali captionnya。

Pada foto tersebut,Eko Prasetia menulis,“Tim cyber / buzzer penista agama yang malu dan takut ketahuan tampangnya untuk dipublikasikan,turut hadir di persidangan hari ini。 Udah seperti PSK asal China kelakuannya mereka,pake tutupin muka segala。“

Postingan Eko Prasetio yang telah dihapus dari linimasa Facebooknya。

Postingan Eko Prasetio yang telah dihapus dari linimasa Facebooknya。

Foto beserta caption tersebut diunggah Eko ke akun Facebooknya pada 3 Januari pukul 13.56 wib。 Postingan ini双关语sendra mendapat reaksi dari网友。 Setidaknya张贴ini telah 2.029 kali dishare。

Banyak yang mengecam张贴ini karena dianggap melecehkan pewarta照片 Sehingga Eko sempat menonaktifkan akun Facebooknya sebelum akhirnya diaktifkan lagi。 Namun postsan pewarta foto tersebut tidak ada lagi di lini masa Facebooknya。

Pada 11 Januari 2017,Eko melalui akun yang sama,merilis pernyataan permintaan maaf。 “Postingan tersebut langsung saya hapus untuk menghindari ketidakbenaran yang berkelanjutan。 Saya mengaku bersalah,menyesal dan ingin meminta maaf secara langsung,“tulisnya。

Dalam permintaan tersebut Eko juga mengklarifikasi jika foto yang ia unggah tersebut berasal dari Hermansyah Helmy。 Karena itu ia meminta kasus ini tidak dibawa ke ranah hukum。 “Saya ingin menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan。 Sekali lagi saya menyesal dan ingin meminta maaf secara langsung。 Mohon diterima niat baik saya。“

Namun Pewarta Foto Indonesia(PFI)telah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya,Rabu 11 Januari 2017.Ketua PFI Lucky Pransiska mengatakan pihaknya merasa telah dilecehkan dengan postingan tersebut。

“但是kami adalah tim 蜂鸣器 atau tim cyber -nya penista agama.Kami tidak pernah mendukung pihak mana pun dan kami tidak dalam posisi untuk berafiliasi atau berkaitan dengan pihak mana pun,”kata Lucky kepada media ,Rabu 11 Januari 2017。

Lukcy mengatakan permintaan maaf Eko Prasetia tidak berarti apa-apa karena pihaknya ingin memastikan dari mana foto tersebut berasal dan apa motivasi yang membuat Eko Prasetia memberikan caption negatif dalam foto tersebut。

“Kami dari pengurus sepakat supaya kami dapat informasi yang benar,fakta yang sesungguhnya bahwa sebetulnya foto ini bersumber dari mana dan apa motivasi mereka memberikan konteks negatif tersebut,”kata Lucky。

Eko kini terjerat pada 310 KUHP tentang perbuatan pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik sesuai Pasal。 Ia juga diancam Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 27 ayat(3)Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik(ITE)。 -Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。