Bareskrim selidiki dugaan korupsi pembangunan masjid di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat

2019
05/21
04:06

金沙国际网址/ 国际/ Bareskrim selidiki dugaan korupsi pembangunan masjid di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat

2017年1月11日下午3:36发布
2017年1月11日下午3:36更新

Seorang pria merekam sejumlah barang bukti berupa kaus berlambang palu arit saat rilis penangkapan tersangka penjual kaus berlogo palu arit melalu media daring di Bareskrim Polri,Jakarta,Jumat(30/12)。 Foto oleh Rosa Panggabean / ANTARA

Seorang pria merekam sejumlah barang bukti berupa kaus berlambang palu arit saat rilis penangkapan tersangka penjual kaus berlogo palu arit melalu media daring di Bareskrim Polri,Jakarta,Jumat(30/12)。 Foto oleh Rosa Panggabean / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Erwanto membenarkan jika pihaknya sedang mengusut dugaan korupsi dalam pembangunan Masjid Al-fauz yang berdiri di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat。

“Ya benar,”kata Erwanto saat dikonfirmasi pada Rabu,11 Januari 2017.Erwanto bahkan mengatakan jika pihaknya telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus ini。

Namun ia enggan menyebutkan siapa saja yang telah dipanggil。 Saat ditanya apakah Sekda DKI Saefullah atau mantan Wali Kota Jakarta Pusat Sylviana Murni ada di antara saksi yang dipanggil,Erwanto berkomentar。 “Belum tahu,”。

Masjid Al-fauz dibangun menggunakan dana anggaran pendapatan daerah(APBD)DKI Jakarta 2010 sebesar Rp 27 miliar。 Masjid dua lantai ini diresmikan Gubernur DKI saat itu,Fauzi Bowo,pada 30 Januari 2011。

Pembangunan Masjid Al-fauz itu dimulai sejak masa kepemimpinan Sylviana Murni sebagai Wali Kota Jakarta Pusat。 Peletakan batu pertama dilakukan pada awal Juni 2010 dan pembangunan rampung akhir Desember 2010. -Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。