Kupang bangun enam rumah ibadah di satu lokasi

2019
05/21
08:16

金沙国际网址/ 国际/ Kupang bangun enam rumah ibadah di satu lokasi

2017年1月10日下午2点46分发布
2017年1月10日下午2:46更新

Komandan Korem 161 / Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa(kiri)didampingi Bupati Kupang Ayub Titu Eki berjalan bersama saat hendak melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan kampung tolerasi di Kabupaten Kupang,NTT Sabtu,(7/1)。 Foto oleh Kornelis Kaha / ANTARA

Komandan Korem 161 / Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa(kiri)didampingi Bupati Kupang Ayub Titu Eki berjalan bersama saat hendak melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan kampung tolerasi di Kabupaten Kupang,NTT Sabtu,(7/1)。 Foto oleh Kornelis Kaha / ANTARA

KUPANG,印度尼西亚 - Banyak cara untuk memupuk sikap toleransi antar umat beragama,salah satunya dengan mendirikan beberapa tempat ibadah di satu lokasi。

Hal inilah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kupang,Nusa Tenggara Timur(NTT),saat menggandeng enam pemeluk agama untuk membangun rumah ibadah di Oelamasi atau yang disebut dengan Kampung Toleransi。

Di tempat ini akan dibangun tempat ibadah untuk umat Islam,Katolik,Kristen Protestan,Hindu,Budha dan Konghucu。

“Kami sudah melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan rumah ibadah di lokasi tersebut,”kata Bupati Kupang Ayub Titu Eki kepada Rappler,Selasa,2016 Januari 2016。

Pemerintah Kabupaten Kupang,Ayub Titu melanjutkan,menyediakan lahan seluas 4 hektare untuk pembangunan keenam tempat ibadah tersebut。 Sedangkan bangunannya akan didirikan oleh pemeluk agama masing-masing。

Ayub Titu berharap pembangunan tempat ibadah bagi enam pemeluk agama di satu lokasi ini bisa mempererat kerukunan antarumat beragama di NTT。 “Daerah ini diharapkan tidak terlibat dengan masalah intoleran yang terjadi di daerah lain,”katanya。

Kerukunan antarumat bergama,Ayub Titu melanjutkan,akan membuat masyarakat tidak gampang terprovokasi isu-isu yang dihembuskan kelompok intoleran。 “Kami berharap dengan adanya rumah ibadah di satu lokasi bisa saling menghargai,dan menjaga kenyamanan beragama,”ujarnya。

Bupati Ayub Titu juga mengajak umat beragama di daerahnya untuk menjadikan masalah kemiskinan sebagai musuh bersama。 “Jangan menjadikan agama lain sebagai musuh,tapi mari sama- sama perangi kemiskinan yang masih bergelut di daerah ini,”katanya。 -Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。