Polri:Penyebar buku'Jokowi Undercover'bisa dipidana

2019
05/21
10:01

金沙国际网址/ 国际/ Polri:Penyebar buku'Jokowi Undercover'bisa dipidana

2017年1月9日下午2点29分发布
2017年1月9日下午2:29更新

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto menunjukkan buku'Jokowi Undercover'usai memberikan keterangan pers di Jakarta,Selasa(3/1)。 Foto oleh Rivan Awal Lingga / ANTARA

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto menunjukkan buku'Jokowi Undercover'usai memberikan keterangan pers di Jakarta,Selasa(3/1)。 Foto oleh Rivan Awal Lingga / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kepala Divisi Humas Polri Irjen男孩Rafli mengancam akan memidanakan siapa saja yang menyebarkan soft copy buku'Jokowi Undercover'di internet。

“Kalau masih ada yang melakukan transaksi elektronik apalagi dengan konten itu,bisa jadi tersangka.Jadi diimbau tidak melakukan itu,”kata Boy di Mabes Polri,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan,Senin 9 Januari 2017。

Penyebar buku Jokowi Undercover di dunia maya,Boy Rafli melanjutkan,bisa dijerat dengan Undang-undang ITE karena dianggap membantu penulis buku tersebut menyebarkan berita bohong。

“Lebih bagus tidak ikut dalam upaya penyebarluasan.Apalagi dengan maksud memperoleh keuntungan,nanti malah menjadi bagian dari yang dipersangkakan penyidik,”kata Boy。

Buku berjudul'Jokowi Undercover'ditulis oleh Bambang Tri Mulyono。 Dalam buku tersebut,Bambang Tri antara lain menuduh Presiden Jokowi memalsukan data dirinya saat mencalonkan diri pilpres 2014。

Bambang Tri ditangkap di Kecamatan Tunjungan,Blora,pada Jumat,2016年12月30日.Ia ditangkap atas dugaan menyebarkan kebencian dan fitnah。 Saat ini Bambang Tri masih menjalani pemeriksaan。

Pada saat yang sama penyidik masih terus menelusuri siapa dalang di balik penulisan buku ini。 “Kita akan lihat siapa di belakang dia。 Kita akan usut,“kata Kapolri Tito Karnavian。 -Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。