18 Perusahaan diduga melakukan pencemaran Kali Bekasi

2019
05/21
10:19

金沙国际网址/ 国际/ 18 Perusahaan diduga melakukan pencemaran Kali Bekasi

发布时间2017年1月9日上午7:59
更新时间:2017年1月9日上午8:59

Pekerja mengoperasikan kolam pengolahan air bersih di instalasi水处理厂(WTP)Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM)Tirta Patriot,Bekasi,Jawa Barat,Senin(19/12)。 Foto oleh Risky Andrianto / ANTARA

Pekerja mengoperasikan kolam pengolahan air bersih di instalasi水处理厂(WTP)Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM)Tirta Patriot,Bekasi,Jawa Barat,Senin(19/12)。 Foto oleh Risky Andrianto / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Badan Pengelola Lingkungan Hidup(BPLH)Kota Bekasi,Jawa Barat,akan memanggil 18 perusahaan yang diduga telah mencemari Kali Bekasi dengan limbah industri。

“Hasil pengawasan kali di hulu Kali Bekasi,ada 18 perusahaan yang diduga membuang limbahnya ke Kali Bekasi sehingga terjadi pencemaran,”kata Kepala BPLH Kota Bekasi Supandi Budiman di Bekasi,Minggu,8 Januari 2017。

BPLH Kota Bekasi,Supandi melanjutkan,telah melayangkan undangan kepada 18 perusahaan tersebut agar mereka mengklarifikasi dugaan pencemaran Kali Bekasi ini。 “Undangannya sudah kita sampaikan,”katanya。

Menurut Supandi,akibat pencemaran kali membuat Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM)Tirta Patriot terpaksa menghentikan prokduksi air baku mereka selama sepekan。

“Dampak dari pencemaran itu cukup luas.Selain merusak lingkungan,juga mengakibatkan suplai air bersih kepada pelanggan PDAM terhenti,”katanya。

Supandi mengatakan pihaknya telah menguji sampel air Kali Bekasi di empat titik,hasilnya sebanyak empat dari 20参数kelayakan air terbukti telah melebihi ambang batas kewajaran。

Adapun lokasi pengambilan sampel air tersebut antara lain berlokasi di Panggalan VI Bantargebang,Bojong Menteng,Kemang Pratama,dan jembatan Islamic Centre。 Pengambilan sampe dilakukan Selasa,2017年1月3日。

Sanksi bagi perusahaan yang terbukti melakukan pencemaran,Supandi melanjutkan,adalah teguran hingga pencabutan izin usaha。 Sampai saat ini,Supandi melanjutkan,“Belum ada satupun perusahaan yang ditutup oleh Pemerintah Kota Bekasi karena melakukan pencemaran lingkungan。” - dengan laporan ANTARA / Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。