Ratusan warga yang terisolir di Tembagapura berhasil dievakuasi militer印度尼西亚

2019
05/21
06:07

金沙国际网址/ 国际/ Ratusan warga yang terisolir di Tembagapura berhasil dievakuasi militer印度尼西亚

2017年11月17日下午6:49发布
2017年11月17日下午6:49更新

EVAKUASI。人物TNI / Polri mengawasi jalannya evakuasi ratusan warga di Distrik Tembagapura pada Jumat,11月17日。 Foto diambil dari akun Twitter @Puspen_TNI

EVAKUASI。 人物TNI / Polri mengawasi jalannya evakuasi ratusan warga di Distrik Tembagapura pada Jumat,11月17日。 Foto diambil dari akun Twitter @Puspen_TNI

JAYAPURA,印度尼西亚 - Tim satgas terpadu Polri / TNI berhasil mengevakuasi ratusan warga Tembagapura Timika,Papua yang diduga diisolir oleh kelompok bersenjata pada Jumat,11月17日。 总计ada 344 warga yang berhasil dievakuasi dengan menggunakan bus PT Freeport Indonesia。

Juru bicara Polda Papua Kombes(Pol)Ahmad Mustofa Kamal mengatakan proses evakuasi terhadap warga sudah dimulai sejak pukul 09:30 WIT。 Saat itu Desa Kimbeli Banti sudah bisa dikuasai oleh satgas yang dipimpin Dansat Brimob Papua dengan memukul mundur kelomp kriminal bersenjata yang sebelumnya berada di daerah tersebut。

“Kapolda Papua bersamaAsopsKapoĺri,Pangdam XVII / Cen dan personel keamanan lainnya sudah sampai di Kimbeli Banti。 Mereka bertemu dengan warga dan selanjutnya melakukan proses evakuasi warga untuk dibawa ke Tembagapura,“ujar Ahmad pada hari ini。

Rombongan pertama yang telah dievakuasi ke Tembagapura dan sudah tiba di sana。 散文evakuasi terus dilakukan secara bertahap。

Sementara,warga asli Papua yang lahir dan besar di desa itu menolak untuk dibawa ke Mimika。 Mereka tetap ingin tinggal di sana。 Namun,ada pula beberapa warga yang bersedia dievakuasi ke Mimika karena keluarganya berada di sana。

Namun,sebagian warga yang memilih tetap di sana,meminta perlindungan dari satgas terpadi hingga situasi kembali aman dan kondusif。 Berdasarkan数据杨dimiliki kepolisian,ratusan warga itu berasal dari dua kampung yakni Kimbeli dan Longsoran。 Sebagian besar merupakan laki-laki。

散文evakuasi pun dilakukan dengan cara berjalan kaki,karena medan yang cukup berat。 Itu双关语,suara tembakan masih terdengar。

Tidak imbang

Sementara,juru bicara Organisasi Papua Merdeka(OPM)melalui surat elektronik dari Vanimo,Papua Nugini mengatakan personel militer Indonesia sudah melakukan operasi militer di Tembagapura dengan menggunakan pesawat tanpa awak别名无人机。 Menurut mereka,hal itu dilakukan karena TNI / Polri tidak memiliki data mengenai lokasi markas TPNPB-OPM di Tembagapura,Papua。

“Hari ini Jumat,11月17日,pasukan Militer Indonesia mendatangkan pesawat tanpa awak,guna melakukan operasi pemantauan dan foto udara。 Tujuannya,mereka ingin mendapatkan informasi lengkap tentang tempat tinggal atau Markas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat(TPNPB-OPM),“ujar juru bicara OPM。

Menurut OPM,apa yang dilakukan TNI / Polri sudah berlebihan,lantaran pertempuran dilakukan tidak secara berimbang。 OPM mengakui jika kekuatan pasukan atau peralatan perang antara mereka dengan TNI / Polri tidak berimbang。 Padahal,dalam Statuta Roma mengenai hukum humainter perang internasional,perlawanan dalam perang harus seimbang。

Sementara,pada kenyataannya satu pucuk senjata milik OPM dihadapi 5.000 personel TNI / Polri。

“Tentang syarat-syarat perang sudah dimuat di statuta Roma,termasuk perlindungan terhadap warga sipil,jurnalis,Palang Merah Internasional dan tim bantuan Medis di medan perang,”kata mereka。

Oleh sebab itu,TPNPB-OPM memberikan peringatan kepada TNI / Polri agar bersikap jantan dan menghadapi peperangan secara adil。

“Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat(TPNPB-OPM)menegaskan bahwa jika pasukan militer dan Polisi Indonesia merasa jagoan,tunjukan sikap kejantananmu dalam dunia perang saat ini di Tembagapura,Papua Barat。
Artinya,berperang tidak menggunakan kendaraan milik Perusahaan Freeport,juga tidak menggunakan mobil ambulans,tidak mengunakan mobil Palang Merah Internasional,dan tidak melakukan serangan militer udara ke markas TPNPB-OPM,“kata mereka membuat tuntutan。

TPNPB-OPM menegaskan mereka bukan suatu negara,melainkan bangsa yang mengklaim menderita di bawah kepemimpinan Indonesia。 Sejauh ini,TPNPB-OPM hanya memiliki satu angkatan perang,sehingga tidak masuk akal jika dilawan dengan ribuan personel TNI / Polri。 - Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。