Akibat pesawat rusak,puluhan jemaah umrah Indonesia terlantar di Jeddah

2019
05/21
12:14

金沙国际网址/ 国际/ Akibat pesawat rusak,puluhan jemaah umrah Indonesia terlantar di Jeddah

2017年1月6日下午10:31发布
更新时间:2017年1月7日上午8:34

IBADAH。 Jutaan umat Muslim dari seluruh dunia tengah mengitari ka'bah yang berada di Masjid Al-Haram di Mekkah,Arab Saudi。 Foto oleh Amel疼痛/ EPA

IBADAH。 Jutaan umat Muslim dari seluruh dunia tengah mengitari ka'bah yang berada di Masjid Al-Haram di Mekkah,Arab Saudi。 Foto oleh Amel疼痛/ EPA

雅加达,印度尼西亚 - Jemaah umrah kembali menghadapi masalah saat tengah menunaikan ibadah di Arab Saudi。 Kali ini sebanyak 66 jemaah umrah dari Pontianak,Kalimantan Barat terpaksa tidak bisa kembali ke Tanah Air tepat waktu karena pesawat yang seharusnya mereka tumpangi,Maldivian Airlines,mengalami kerusakan di Bandara Internasional King Abdulaziz。

Semula ada 102 jemaah umrah asal Pontianak yang dijadwalkan pulang pada tanggal 28 Desember 2016.Namun,hingga kini pesawat belum juga bisa digunakan。

数据yang dikutip dari situs ,menyebut karena sudah tidak lagi bisa menanti waktu kepulangan,sebagian jemaah memilih untuk pulang lebih awal dengan biaya sendiri。 Berikut rincian datanya:

  • 3 jemaah umrah - 2017年1月3日
  • 5 jemaah umrah - 2017年1月4日
  • 14 jemaah umrah - 2017年1月5日
  • 14 jemaah umrah - 2017年1月6日

Untuk rombongan yang pulang ke Tanah Air pada hari ini,mereka menggunakan maskapai Air Asia。 Lalu,bagaimana nasib sisa 66 jemaah umrah lainnya? Staf Teknis Haji dan Umrah dari KJRI Jeddah,Dumyati mengatakan mereka kini berada di sebuah hotel dan dibiayai oleh maskapai Maldivian Airlines。

“Tapi,saya baru saja memperoleh informasi dari pihak 提供者签证yakni PT Minamas di Jakarta,mereka memperoleh bantuan dari pihak Kedutaan Arab Saudi untuk dibantu dibelikan tiket terlebih dahulu。 Kemudian,sudah dibuat perjanjian dengan pihak travel yaitu PT Mulia Wisata Abadi bahwa dana tiket itu akan diganti setibanya di Indonesia,“ujar Dumyati yang dihubungi Rappler melalui telepon pada Jumat malam,6 Januari。

Ke-66 jemaah haji sudah mencetak tiket hari ini dan dijadwalkan akan pulang ke Indonesia pada tanggal 9 Januari。 Menurut cerita salah seorang jemaah umrah,kata Dumyati,102 jemaah umrah berangkat menggunakan maskapai Air Asia dari Pontianak menuju ke Kuala Lumpur。

“Saat di Kuala Lumpur,seharusnya mereka berangkat ke Saudi dengan menggunakan maskapai Maldivian Airlines。 Tetapi,tidak ada dan satu-satunya yang tersedia adalah Flynas,“tutur dia。

Dumyati membantah saat menanti kepulangan ke Tanah Air,ada satu jemaah umrah yang disebut meninggal dunia。 Dia menyebut jemaah yang bernama Syaidi Hasim itu memang sempat sakit。

“Semula sakitnya tidak parah,tetapi karena tidak ada kejelasan waktu kepulangan ke Tanah Air,kemudian itu menjadi beban pikirannya。 Sakitnya pun bertambah parah dan sempat harus dilarikan ke rumah sakit serta diisolasi,“katanya。

Beruntung,kini kondisinya sudah membaik dan akan ikut pulang ke Indonesia pada tanggal 9 Januari。

Kemenag akan jatuhkan sanksi

Kasubdit Pembinaan Umrah Direktorat Pembinaan Haji dan Umrah,Arfi Hakim mengatakan Kementerian Agama sudah memanggil Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah(PPIU)dan provider visa untuk memberikan penjelasan。 Dia juga mendesak agar kedua belah pihak segera menyelesaikan persoalan agar jemaah bisa dipulangkan ke Indonesia。

“Kami juga memastikan jemaah tetap mendapatkan hak-haknya terutama terkait dengan akomodasi dan kepastian jadwal pemulangan,”ujar Arfi。

Saat ini,dia melanjutkan,Kemenag masih fokus pada proses pemulangan jemaah ke Indonesia。

“Mengenai sanksi,nanti akan dibahas oleh tim berdasarkan data yang ada dan hasil klarifikasi,”tutur dia。 - Rappler.com

免责声明:本文来自金沙国际网址新闻客户端自媒体,不代表金沙国际网址的观点和立场。